Artikel Artikel & Tips

5 Kebiasaan Yang Bisa Bikin Keuangan Bermasalah

Siapa sih yang mau keuangannya bermasalah? Tentu semua orang tidak ingin mengalaminya. Nah, untuk mewujudkan hal tersebut memang tidak mudah, bukan hanya sekedar kita memiliki rencana anggaran saja, namun juga harus bisa mengubah kebiasaan-kebiasaan kecil yang bisa berdampak pada kondisi keuangan kita.

Berikut 5 kebiasaan yang bisa bikin keuangan kita bermasalah:

  1. Tidak Memiliki Budget dan Tidak Mencatat Pengeluaran
    Membuat budget dan mencatat pengeluaran sering diabaikan karena dianggap ribet, padahal hal tersebut penting dilakukan untuk “melacak” pengeluaran kita. Tanpa budget, kita tidak tahu pos apa saja pengeluaran yang seharusnya diprioritaskan serta berapa alokasi untuk tiap posnya. Tanpa dicatat, kita tidak bisa membandingkan antara budget dan realisasi pengeluaran. Bagaimana kita bisa mengendalikan cash flow tanpa dua hal ini? Saat ini, banyak aplikasi gratis yang bisa digunakan lewat HP untuk mencatat keuangan, diantaranya adalah Monefy dan Monelovers.
  2. Menunda Investasi Sampai “Punya Uang Lebih”
    Banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi kerap menjadi alasan seseorang untuk menunda berinvestasi, padahal berinvestasi harus dimulai sesegera mungkin. Berapapun penghasilan yang kita terima usahakan untuk menyisihkannya minimal 10 – 30% untuk investasi. Mengapa harus berinvestasi? Karena ada kebutuhan masa depan diluar pengeluaran rutin bulanan, seperti uang pangkal sekolah / pendidikan tinggi, beli rumah, ibadah haji, dan lain sebagainya. Poin penting disini adalah seharusnya bukan investasi yang ditunda, tapi konsumsi kita yang harus disesuaikan, agar penghasilan yang diterima bisa disisihkan untuk investasi kebutuhan masa depan.
  3. Gagal Membedakan Kebutuhan dan Keinginan
    Jangan pernah terlena dengan penghasilan rutin yang kita terima setiap bulan, sehingga uang yang diterima dihabiskan begitu saja. Mengapa sih kita sering terlena? Bisa jadi karena kita gagal memahami dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Keinginan bisa tanpa batas, sementara kebutuhan bisa dibatasi. Kebutuhan pun terbagi dua: kebutuhan saat ini (pengeluaran rutin) dan kebutuhan masa depan. Kesadaran terhadap kebutuhan akan menghindari pengeluran yang tidak penting dan memprioritaskan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan masa depan.
  4. Mengabaikan Tagihan
    Saat menerima tagihan, sebaiknya segera lunasi saat itu juga sesuai nominal yang harus dibayar, karena menunda tagihan tidak serta merta menyelesaikan masalah. Sampai kapanpun tagihan harus tetap dibayar, malah kalau tagihan tersebut berbunga, jumlah yang harus dibayar akan terus membengkak.
  5. Membayar Sesuatu Yang Tidak Digunakan
    Coba periksa semua pengeluaran, barangkali diantaranya terdapat biaya berlangganan suatu produk, seperti langganan majalah, software, atau tv kabel yang auto debet dari rekening kita. Jika terdapat produk yang sudah jarang atau hampir tidak pernah digunakan sebaiknya kita pastikan untuk berhenti berlangganan produk tersebut. Kenapa? Karena jika menggunakan sistem perpanjangan otomatis, kadang tanpa disadari kita membayar sesuatu yang sudah tidak digunakan.

 

(Kerjasama dengan Halofina)

Related posts

Apakah Risiko Reksa Dana Selalu Sama?

admin

Siapa yang Butuh Investasi?

admin

Memahami Laporan Keuangan Reksa Dana!

admin

Leave a Comment